Cari Blog Ini

Sabtu, 20 November 2010

Karya Ilmiah



KENAKALAN REMAJA

(Makalah ditulis dalam rangka memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia)







Oleh :

Muhammad Afif S F (X-Axl/09)

Rona Roberty (X-Axl/13)

Sofia Nurjannah (X-Axl/15)

MAN 3 MALANG

Jl. Bandung No. 7C Malang

2009

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah yang telah memberi rahmatnya sehingga makalah yang penulis kerjakan dapat terselesaikan. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan keharibaan Nabi Besar Muhammad SAW.

Disini, penulis akan membahas tentang “Kenakalan Remaja”, mulai dari pengertian, penyebab, macam-macamnya, akibat, cara penecegahan dan penanggulan dari kenakalan remaja. Makalah ini, disusun secara singkat, padat, namun tetap bisa di pahami dengan menggunakan bahasa yang jelas.

Penulis juga ingin mengucapkan terimakasih kepada:

Rully Oktovibrianti, S.Pd , sebagai pembimbing, sehingga dengan tugas yang di berikan, penulis dapat memperluas wawasan tentang cara pembuatan makalah dan tentunya topik yang di bahas yaitu, “Kenakalan Remaja”.

Penulis menyadari, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, sehingga jika pembaca merasa ada yang kurang atau kurang tepat dalam penyusunan makalah ini, maka penulis akan sangat senang untuk menerima kritik dan saran.

Malang, Desember 2009

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar..................................................................................................... ii

Daftar Isi……………………………………………………………………….. iii

BAB I PEMBUKAAN

Latar Belakang…………………………………………………. 01

Rumusan Masalah……………………………………………… 01

Tujuan Penulisan……………………………………………….. 01

Manfaat Penulisan……………………………………………… 02

BAB II PEMBAHASAN

Landasan Teori…………………………………………………. 03

Penyebab Kenakalan Remaja……………………....................... 03

Macam-macam Kenakalan Remaja…………………………….. 04

Akibat Kenakalan Remaja……………………………………… 05

Cara Pencegahan Kenakalan Remaja…………………………... 06

Cara Penanggulan Kenakalan Remaja…………………………. 06

BAB III PENUTUPAN

Kesimpulan…………………………………………………….. 07

Saran…………………………………………………………… 07

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………..... 08

BAB I

PEMBUKAAN

1.1 LATAR BELAKANG

Dewasa ini, kenakalan remaja mulai mengkhawatirkan para orang tua. Saat ini, kenakalan yang dilakukan bukan hanya tindak kriminal tingkat rendah, pada tingat lanjutpun sudah pernah terjadi, seperti membunuh, menjadi bandar narkoba dan lain-lain. Maka dengan adanya kejadian-kejadian tersebut penulis mengharapkan pembaca dapat mengerti tentang pengertian, penyebab, macam, akibat, pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja, sehingga dapat mengurangi kenakalan remaja yang di anggap tidak wajar.

1.2 RUMUSAN MASALAH

  • Apakah kenakalan remaja itu?
  • Apa saja yang menyebabkan kenakalan remaja?
  • Apa saja yang termasuk kenakalan remaja?
  • Apa saja akibat kenakalan remaja?
  • Bagaimana cara mencegah kenakalan remaja?
  • Bagaimana cara penanggulangan kenakalan remaja?

1.3 TUJUAN PENULISAN

- Bagi penulis

Untuk memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia.

- Bagi pembaca

§ Agar mengetahui dan mengerti pengertian kenakalan remaja.

§ Agar mengetahui apa saja yang menyebabkan kenakalan remaja.

§ Agar mengetahui apa saja yang termasuk kenakalan remaja.

§ Agar mengetahui apa saja akibat kenakalan remaja.

§ Agar mengethui bagaimana cara mencegah kenakalan remaja.

§ Agar mengetahui bagaimana cara penanggulangan kenakalan remaja.

1.4 MANFAAT PENULISAN

- Bagi penulis

Menambah pengetahuan tentang kenakalan remaja.

- Bagi pembaca

§ Bisa mengetahui dan mengerti pengertian kenakalan remaja.

§ Bisa mengetahui apa saja yang menyebabkan kenakalan remaja.

§ Bisa mengetahui apa saja yang termasuk kenakalan remaja.

§ Bisa mengetahui apa saja akibat kenakalan remaja.

§ Bisa mengethui bagaimana cara mencegah kenakalan remaja.

§ Bisa mengetahui bagaimana cara penanggulangan kenakalan remaja.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 LANDASAN TEORI

  • Menurut Kartono, ilmuwan sosiologi
    Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".
  • Santrock
    "Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal."

2.2 PENYEBAB

Faktor internal:

  1. Krisis identitas
    Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran.
    Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
  2. Kontrol diri yang lemah
    Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku 'nakal'. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Faktor eksternal:

  1. Keluarga
    Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memi
    cu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.
  2. Teman sebaya yang kurang baik
  3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

2.3 MACAM-MACAM KENAKALAN REMAJA

Berikut adalah tabel kenakalan remaja di lingkungan sekolah yang dilakukan pada 25 orang anak

No

Macam Kenakalan Remaja

Presentil

1

Mengambil uang orang tua tanpa izin

56%

2

Berbohong

96%

3

Pergi keluar rumah tanpa izin

72%

4

Keluyuran

80%

5

Begadang

68%

6

Bolos sekolah

28%

7

Berkelahi dengan teman

32%

8

Tawuran

12%

9

Buang sampah sembarangan

92%

10

Membaca buku porno(sengaja/tidak sengaja)

20%

11

Melihat gambar/video porno(sengaja/tidak sengaja)

64%

12

Mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM

44%

13

Mengebut

40%

14

Minum-minuman keras

4%

15

Menodong

4%

16

Berjudi

16%

17

Menyalahgunakan narkotika

8%

18

Membunuh hewan/tumbuhan tanpa alasan

68%

19

Mencontek

76%

20

Tidak mengerjakan PR

80%

21

Buka Facebook saat pelajaran

60%

22

Telat masuk sekolah

72%

23

Bawa HP(sekolah melarang)

68%

24

Pacaran(asrama melarang)

36%

Biasanya kenakalan remaja tersebut dilakukan dengan berbagai alasan. Ada yang menyalahkan orang lain, atau menyalahkan orang tuanya, karena mereka menganggap orang tua mereka bersalah, atas cara mendidik. Kebanyakan menyalahkan pertengkaran orang tua, perceraian dan lingkungan masyarakat yang kurang mendukung. Tapi ada juga remaja yang mengakui bahwa itu semata-mata kesalahnnya, tidak patuh terhadap orang tua, cuma coba-coba, cuma senang-senang atau melampiaskan emosinya dengan melakukan kenakalan-kenakalan tersebut.

2.4 AKIBAT KENAKALAN REMAJA

1). Merusak moral

2). Terjerumus dalam pergaulan bebas, misalnya

· Mengkonsumsi obat-obatan

· Perkelahian antar siswa

· Seks bebas

· dll

3). Membuat malu keluarga / mencemarkan nama baik orang tua

4). Merusak prestasi kita

2.5 CARA PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA

  1. Dalam sebuah lingkungan keluarga, perlu diadakan hubungan dan komunikasi yang terbuka antar sesama anggota kaluarga.
  2. Jika dikelas terjadi perilaku yang menyimpang, jangan bersikap marah terhadap siswa, tetapi hadapi dengan hati dan pikiran yang tenang dan jernih.
  3. Memberikan bimbingan siswa dikelas secara keseluruhan, sehingga setiap siswa memperoleh kepuasan dan kesuksesan serta tercipta suasana kelas yang harmonis tenang dan menyenangkan.
  4. Memahami segala keterbatasan yang dimiliki siswa, sehingga sebagai guru hendaknya membantu dengan memberikan pertolongan kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan diri.
  5. Memahami segala kemampuan yang berbeda-beda.
  6. Menjaga pergaulan kita dengan siapa saja dengan memperhatikan norma-norma yang berlaku.
  7. Harus dapat membedakan mana hal yang buruk dan mana hal yang baik untuk pergaulan kita agar tidak terjerus ke pergaulan bebas.
  8. Perlunya / pentingnya peran orang tua dalam mendidik seorang anak.
  9. Memberi pengalaman bagi siswa yang melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.

2.6 CARA PENANGGULANGAN KENAKALAN REMAJA

  1. Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.
  2. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.
  3. Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
  4. Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.
  5. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.

BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Kenakalan remaja secara umum didefinisikan sebagai perilaku menyimpang dari remaja yang dapat menjurus ke tindakan kriminal . Hal ini disebabkan oleh lingkungan dan diri sendiri. Biasanya kenakalan yang dilakukan berupa tindakan kriminal yang ringan. Kenakalan ini bisa berakibat pada diri sendiri yaitu merusak masa depan dan tidak bisa membalas orang tua sedangkan bagi orang lain, bisa merugikan, dan mengganggu ketentraman. Cara pencegahannya yaitu dengan banyak memberi penyuluhan tentang kenakalan remaja kepada para siswa, diharapkan sekolah sering mengadakan kegiatan positif pada saat hari libur, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membimbing anaknya. Sedangkan untuk cara penanggulangan

3.2 SARAN

Pada dasarnya setiap apa yang kita lakukan itu berasal dari diri kita sendiri. Seperti banyak kenakalan remaja yang dilakukan dengan banyak alasan, seperti mengambil uang orang tua dengan alasan kekurangan uang jajan. Itu tidak akan terjadi jika kita menyadari keadaan orang tua kita, mungkin saat itu orang tua kita sedang kekurangan penghasilan untuk biaya hidup yang esbih utama. Atau mungkin sebenarnya uang itu cukup namun karena digunakan secara boros, jadi merasa kekurangan. Jadi, hendaknya kita memikirkan apa yang selama ini kita anggap kurang, apakah itu dari diri kita sendiri yang mungkin harus segera di benahi atau dari orang lain, yang mungkin bisa kita tolerir.

DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar